Sabtu, 30 Maret 2013

Laporan Keuangan Tahunan 2011-2012 PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk

PROFIL PERUSAHAAN

Selama beberapa dekade PT Indofood Sukses Makmur Tbk ("Indofood" atau "Perseroan") telah semakin berubah menjadi perusahaan Food Solusi Total yang beroperasi di semua tahapan produksi makanan dari produksi bahan baku dan pengolahan mereka melalui produk konsumen di pasar. Hari ini, adalah terkenal sebagai perusahaan mapan dan pemain terkemuka di setiap kategori bisnis di mana ia beroperasi. Dalam kegiatan usahanya, Indofood mengkapitalisasi pada model bisnis yang tangguh dengan empat Kelompok Usaha Strategis yang saling melengkapi ("Grup"), yaitu:
 

  •  Produk Konsumen Bermerek ("CBP"). Kegiatan usahanya yang dilakukan oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk ("ICBP"), yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia ("BEI") pada tanggal 7 Oktober 2010. ICBP merupakan salah satu produsen makanan terkemuka kemasan di Indonesia, dengan berbagai produk makanan kemasan. Merek produk ICBP adalah salah satu merek terkuat dengan mindshare paling signifikan di Indonesia untuk merek makanan konsumen.
  • Bogasari, terutama produsen tepung terigu serta pasta. Kegiatan usahanya didukung oleh pengiriman dan unit kemasan.
  •  Agribisnis. Kelompok ini dipimpin oleh Indofood Agri Resources Ltd ("IndoAgri"), tercatat di Bursa Efek Singapura. Kedua dari dua IndoAgri ini anak-anak perusahaan, PT Salim Ivomas Pratama Tbk ("SIMP") dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk ("Lonsum"), tercatat di Bursa Efek Indonesia. Grup bisnis utama kegiatan mulai dari penelitian dan pengembangan, pembibitan, budidaya kelapa sawit dan penggilingan, serta produksi dan pemasaran merek margarin minyak goreng, dan shortening. Selain itu, Grup juga terlibat dalam budidaya dan pengolahan tebu karet dan gula serta tanaman lainnya.
  • Distribusi, yang memiliki jaringan distribusi yang paling luas di Indonesia. Ini mendistribusikan mayoritas yang Indofood dan produk konsumen anak perusahaan serta produk pihak ketiga.

Visi :
A Total Food Solutions Company
 

Misi:
Untuk memberikan solusi yang berkelanjutan untuk kebutuhan pangan
Untuk terus meningkatkan rakyat kami, proses dan teknologi
Untuk berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan
Untuk terus meningkatkan nilai stakeholder 



PENGHARGAAN INDOFOOD


Corporate
  • Asia’s Best Company Award 2011
    Best Mid-Cap (rank 1); Best Managed Company (rank 3); Best Corporate Governance (rank 5); Best Investor Relation (rank 3); and Most Committed to A Strong Dividend Policy (rank 4), by Finance Asia Magazine
  • Indonesia’s Most Admired Company Award 2011
    The Best in Building and Managing Corporate Image, by Bloomberg Magazine and Frontier Consulting Group
  • Economic Challenges Award 2011
    The Pride of Indonesia Company in Consumption Sector, by Metro TV
  • Indonesia Most Admired CEO 2011
    Top 20 Indonesia Most Admired CEO, by Warta Ekonomi Magazine
  • Care for Education Award (Anugerah Peduli Pendidikan) 2011
    by Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia
  • Indonesia’s Most Admired Companies Award 2011
    The Best 20 Most Admired Companies in Indonesia, by Fortune Indonesia Magazine
  • IR Magazine Awards 2011 South East Asia
    Certificate of Excellence in Investor Relations, by IR Magazine South East Asia
     
    Consumer Branded Products
  • Good Corporate Governance Award 2011
    PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, The Most Trusted Company based on Analyst’s Assessment Survey, by SWA and The Indonesia Institute for Corporate Governance
  • Foods, Medicine and Cosmetics Assessment Agency of The Indonesian Council of Ulama (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat–obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia “LPPOM MUI”) Award
    PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Company with Strong Commitment to Halal
  • Word of Mouth Marketing Award 2011
    Indomie, Most Recommended Brand in Instant Noodle Category, by SWA Magazine and On Bee Marketing Research
  • Indonesia Best Brand Award 2011
    Indomie, Best Brand Platinum in Instant Noodle Category, by SWA Magazine and MARS
  • Indonesian Customer Satisfaction Award 2011
    Indomie, The Best in Achieving Total Customer Satisfaction, by Frontier Consulting Group and SWA Magazine
  • The Most Impactful Brand Activation 2011
    Indomie Jingle Dare Program, by Mix Marketing Communications
  • Word of Mouth Marketing 2011 Award
    Pop Mie, Most Recommended Brand in Cup Noodle Category, by SWA Magazine and On Bee Marketing Research
  • Indonesia Best Brand Award 2011
    Pop Mie, Best Brand in Cup Noodle Category, by SWA Magazine and MARS
  • Indonesian Customer Satisfaction Award 2011
    Pop Mie, The Best in Achieving Total Customer Satisfaction, by Frontier Consulting Group and SWA Magazine
  • MDG (Millennium Development Goals) Award 2011
    SUN Mobile Clinic Program in Private Sector Category, by Office of Special Envoy of the President of the Republic of Indonesia on MDGs
     
    Bogasari
  • The Best Entrepreneurship Development Program (Pembina Kewirausahaan Terbaik)
    Bogasari Baking Centre, by Minister of Small & Medium Enterprises of the Republic of Indonesia
  • Indonesian Customer Satisfaction Award 2011
    Segitiga Biru, The Best in Achieving Total Customer Satisfaction, by Frontier Consulting Group and SWA Magazine
     
    Edible Oils & Fats
  • Indonesia’s Most Admired Company 2011
    PT Salim Ivomas Pratama Tbk, The Best in Building and Managing Corporate Image, by Bloomberg–Businessweek and Frontier Consulting Group
  • Indonesia Best Brand Award 2011
    Bimoli, Best Brand Platinum in Cooking Oil category, by SWA Magazine and MARS
  • Indonesian Customer Satisfaction Award 2011
    Bimoli, The Best in Achieving Total Customer Satisfaction, by Frontier Consulting Group and SWA Magazine


    CORPORATE ADDRESS
    Sudirman Plaza
    Indofood Tower, 27th Floor
    Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78
    Jakarta 12910
    P : (+62-21) 5795 8822
    F : (+62-21) 5793 5960


    Dibawah ini adalah gambar laporan keuangan 2011- 2012 PT NDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk, yang meliputi Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian, Laporan LabaRugi Komprehensif Konsolidasian, dan Lapoan Arus Kas Konsolidasian.




    Sumber:  http://www.indofood.com


    Minggu, 17 Maret 2013

    Ruang Lingkup Laporan Keuangan

    1.      Arti  Pentingnya Laporan Keuangan
    Analisis terhadap laporan keuangan suatu perusahaan pada dasarnya karena ingin mengetahui tingkat profitabilitas (keuntungan) dan tingkat resiko atau tingkat kesehatan suatu perusahaan. Analisis keuangan yang mencakup analisis rasio keuangan, analisis kelemahan dan kekuatan di bidang finansial akan sangat membantu dalam menilai prestasi manajemen masa lalu dan prospeknya di masa datang.
    Laporan keuangan yang disusun secara baik dan akurat dapat memberikan gambaran keadaaan yang nyata mengenai hasil atau prestasi yang telah dicapai oleh suatu perusahaan selama kurun waktu tertentu, keadaan inilah yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan. Apalagi informasi mengenai kinerja keuangan suatu perusahaan sangat bermanfaat untuk berbagai pihak seperti investor,kreditur, pemerintah, bankers, pihak manajemen sendiri dan pihak-pihak lain yang berkepentingan.

    Arti pentingya analisis laporan keuangan adalah sebagai berikut:
    1. Bagi pihak manajemen : untuk mengevaluasi kinerja perusahaan, kompensasi, dan pengembangan karir
    2. Bagi pemegang saham : untuk mengetahui kinerja perusahaan, pendapatan, keamanan investasi.
    3. Bagi kreditor : untuk mengetahui kemampuan perusahaan melunasi utang beserta bunganya.
    4. Bagi pemerintah : untuk kepentingan pajak, persetujuan untuk go public.
    5. Bagi karyawan : untuk penghasilan yang memadai, kualitas hidup, keamanan kerja.
    2.      Pengertian Laporan Keuangan dan Dasar Analisis Laporan keuangan

    Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi :
    • Neraca
    • Laporan laba rugi
    • Laporan perubahan ekuitas
    • Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas atau laporan arus dana
    • Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan
    Unsur yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran posisi keuangan adalah aktiva, kewajiban,dan ekuitas. Sedangkan unsur yang berkaitan dengan pengukuran kinerja dalam laporan laba rugi adalah penghasilan dan beban. Laporan posisi keuangan biasanya mencerminkan berbagai unsur laporan laba rugi dan perubahan dalam berbagai unsur neraca. Sedangkan menurut beberapa ahli pengertian laporan keuangan adalah sebagai berikut :

    Menurut Drs.S.Munawir
    Laporan Keuangan adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut.

    Menurut Drs.Djarwanto.P.S
    Laporan Keuangan adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan kondisi keuangan dan hasil operasi perusahaan.

    Menurut Myer, Financial Statement Analysis
    Laporan Keuangan adalah dua daftar yang disusun oleh akuntan pada akhir periode untuk suatu perusahaan. Kedua daftar itu adalah posisi keuangan dan daftar pendapatan atau daftar rugi laba.

    Menurut SAK
    Laporan Keuangan adalah merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan posisi keuangan ( yang dapat disajikan dalam berbagai cara misalnya sebagai laporan arus kas, atau laporan arus dana ), catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.

    Menurut Drs.Dwi Prastowo.D, M.M, Akt
    Laporan Keuangan adalah merupakan obyek dari analisis terhadap laporan keuangan. Oleh karena itu, memahami latar belakang penyusunan dan penyajian laporan keuangan merupakan langkah yang sangat penting sebelum menganalisis laporan keuangan itu sendiri.

    3.      Syarat-Syarat Laporan Keuangan

    Berikut syarat-syarat yang harus dipenuhi di dalam membuat Laporan Keuangan:
    1. Relevan artinya bahwa informasi yang dijadikan harus ada hubungan dengan pihak-pihak yang memerlukan untuk mengambil keputusan.
    2. Dapat dimengerti artinya bahwa laporan keuangan yang disusun berdasarkan secara jelas dan mudah dipahami oleh para pemakainya.
    3. Daya uji artinya bahwa laporan keuangan yang disusun berdasarkan konsep-konsep dasar akuntansi dan prinsip-prinsip akuntansi yang dianut, sehingga dapat diuji kebenarannya oleh pihak lain.
    4. Netral artinya bahwa laporan keuangan yang disajikan bersifat umum, objektif dan tidak memihak pada kepentingan pemakai tertentu.
    5. Tepat waktu artinya bahwa laporan keuangan harus di sajikan tepat pada waktunya
    6. Daya banding artinya bahwa perbandingan laporan keuangan dapat diadakan baik antara laporan perusahaan dalam tahun tertentu dengan tahun sebelumnya atau laporan keuangan perusahaan tertentu dengan perusahaan lain pada tahun yang sama.
    7. Lengkap artinya bahwa laporan keuangan yang disusun harus memenuhi syarat-syarat tersebut diatas dan tidak menyesatkan pembaca.
    4.      Keterbatasan  Laporan Keuangan

          Laporan keuangan memiliki beberapa keterbatasan, berikut beberapa keterbatasan laporan keuangan :

    1.      Laporan keuangan dibuat antara waktu tertentu (intern report) dan bukan merupakan laporan final.
    2.      Adanya beberapa standar nilai yang bergabung. Beberapa aktiva, biasanya aktiva tetap dilaporkan berdasarkan harga perolehan dikurangi dengan akumulasi pengahapusannya, karena nilai aktiva itu dalam laporan keuangan akan tercantum sebesar nilai bukunya.
    3.      Adanya pengaruh daya beli uang berubah.
    4.      Adanya faktor yang tidak dapat dinyatakan dengan uang.
    5.      Laporan keuangan bersifat historis.

    5.      Peranan Pemeriksaan Akuntan Publik

    Perkembangan profesi akuntansi sejalan dengan jenis jasa akuntansi yang diperlukan oleh masyarakat yang makin lama semakin bertambah kompleksnya. Gelar akuntan adalah gelar profesi seseorang dengan bobot yang dapat disamakan dengan bidang pekerjaan yang lain. Misalnya bidang hukum atau bidang teknik.

    Akuntan Publik (Public Accountants)

    Akuntan publik atau juga dikenal dengan akuntan eksternal adalah akuntan independen yang memberikan jasa-jasanya atas dasar pembayaran tertentu. Mereka bekerja bebas dan umumnya mendirikan suatu  kantor akuntan. Yang termasuk dalam kategori akuntan publik adalah akuntan yang bekerja pada kantor akuntan publik (KAP) dan dalam prakteknya sebagai seorang akuntan publik dan mendirikan kantor akuntan, seseorang harus memperoleh izin dari Departemen Keuangan. Seorang akuntan publik dapat melakukan pemeriksaan (audit), misalnya terhadap jasa perpajakan, jasa konsultasi manajemen, dan jasa penyusunan sistem manajemen.

    6.      Bentuk-bentuk Laporan Keuangan

            Terdapat empat jenis laporan keuangan utama, yakni neraca (laporan perubahan posisi keuangan), laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas. Pelaporan keuangan (financial reporting)  mencakup tidak hanya laporan keuangan, tetapi juga media-media lain yang dapat digunakan untuk mengkomunikasikan informasi baik yang secara langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan proses akuntansi. Misalnya, laporan tahunan kepada para pemegang saham tidak hanya berisi laporan keuangan utama, seperti tercantum di atas, tetapi juga informasi lain, seperti rasio-rasio keuangan yang dianggap penting, ikhtisar jumlah atau saldo rekening-rekening tertentu.

    7.      Hubungan Antar Berbagai Laporan Keuangan

    Laporan Keuangan berupa Neraca, LRA, LAK yang disajikan sebagai pertanggungjawaban pengelolaan keuangan oleh pejabat pemerintah daerah harus memiliki hubungan satu sama lain, alias harus sinkron. Bila antar laporan memiliki perbedaan, hal tersebut harus dapat dijelaskan dalam Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK). Bila terdapat selisih yang tidak dapat dijelaskan, hal tersebut dapat muncul sebagai masalah yang akan mempengaruhi kewajaran suatu laporan keuangan.


    Sumber:
    http://ruth898989.blogspot.com/2012/03/analisis-laporan-keuangan_07.html
    http://id.wikipedia.org/wiki/Laporan_keuangan
     

    Rabu, 19 Desember 2012

    Faktor-faktor Pertumbuhan Ekonomi

    Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.

    Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah:
    • Faktor Sumber Daya Manusia
    Sama halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh SDM. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada sejauhmana sumber daya manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan.
    • Faktor Sumber Daya Alam
    Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya. Namun demikian, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Sumber daya alam yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut.
    • Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
    Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan manusia digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.
    • Faktor Budaya
    Faktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya.
    • Sumber Daya Modal
    Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas IPTEK. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.


    sumber:  http://id.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_ekonomi

    ANDROID (Operating System)

    Android adalah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
    Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
    Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).

    Android versi 1.1

    Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

    Android versi 1.5 (Cupcake)

    Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

    Android versi 1.6 (Donut)

    Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

    Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

    Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
    Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.
    Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.

    Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

    Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.

    Android versi 2.3 (Gingerbread)

    Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

    Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)

    Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.

    Android versi 4.0 (ICS: Ice Cream Sandwich)

    Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC. Ponsel pertama yang menggunakan sistem operasi ini adalah Samsung Galaxy Nexus.

    Android versi 4.1 (Jelly Bean)

    Android Jelly Bean yaang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat.
    Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7.



    Sumber:  http://id.wikipedia.org/wiki/Android_%28sistem_operasi%29

    Siklus Hidup Sistem


    Siklus hidup sistem (system life cycle – SLC) adalah proses evolusioner yang diikuti dalam menerapkan sistem atau subsistem informasi berbasis komputer. SLC sering disebut dengan pendekatan air terjun (waterfall approach) bagi pengembangan dan penggunaan sistem. Dilakukan dengan strategi Top-Down Design.
     Tahapan dari siklus hidup sistem yaitu 
    1.      Tahap Perencanaan
    2.      Tahap Analisis
    3.      Tahap Rancangan
    4.      Tahap Penerapan
    5.      Tahap Penggunaan 

    1. Tahap Perencanaan
    Tahap ini dimulai dengan mendefinisikan masalah dan dilanjutkan dengan sistem penunjukan objektif dan paksaan. Di sini sistem analis memimpin studi yang mungkin terjadi dan mengemukakan pelaksanaannya pada manajer.

    2.Tahap Analisis
    Tahap ini mempunyai tugas penting yaitu menunjukkan kebutuhan pemakai informasi dan menentukan tingkat penampilan sistem yang diperlukan untuk memuaskan kebutuhan tersebut. Fase ini meliputi penetapan jangkauan proyek, mengenal resiko, mengatur rangkaian tugas, dan menyediakan dasar untuk kontrol. Analisis mengumpulkan persyaratan untuk sistem. Tahap ini meliputi rinci kajian terhadap kebutuhan bisnis organisasi.Pilihan untuk mengubah proses bisnis dapat dianggap. Berfokus pada desain tingkat tinggi seperti desain, program apa yang diperlukan dan bagaimana mereka akan berinteraksi, desain tingkat rendah (bagaimana setiap program akan bekerja), desain interface (antarmuka apa saja yang akan terlihat seperti) dan data desain (data yang akan diperlukan). Selama tahap ini, perangkat lunak dari keseluruhan struktur yang ditetapkan. Analisis dan Desain sangat krusial dalam pembangunan seluruh siklus. Any glitch dalam tahap desain dapat menjadi sangat mahal untuk memecahkan di kemudian tahap pengembangan perangkat lunak. Banyak perawatan dilakukan selama tahap ini. Yang logis sistem produk dikembangkan di tahap ini.

    3. Tahap Rancangan
    Tahap Rancangan ini meliputi penentuan pemrosesan dan data yang dibutuhkan oleh sistem yang baru, dan pemilihan konfigurasi terbaik dari hardware yang menyediakan desain. Desain system adalah ketentuan mengenal proses dan data yang dibutuhkan oleh sistem yang baru. Proses desain akan menerjemahkan syarat kebutuhan ke sebuah perancangan perangkat lunak yang dapat diperkirakan sebelum dibuat coding. Proses ini berfokus pada : struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi interface, dan detail (algoritma) prosedural. Merancang alir kerja (workflow) dari sistem dalam bentuk diagram alir (flowchart) atau Data Flow Diagram (DFD). Merancang basis data (database) dalam bentuk Entity Relationship Diagram (ERD) bisa juga sekalian membuat basis data secara fisik. Merancang input ouput aplikasi (interface) dan menentukan form-form dari setiap modul yang ada. Merancang arsitektur aplikasi dan jika diperlukan menentukan juga kerangka kerja (framework) aplikasi. Pada tahapan ini atau sebelumnya sudah ditentukan teknologi dan tools yang akan digunakan baik selama tahap pengembangan (development) maupun pada saat implementasi (deployment).

    4. Tahap Penerapan
    Tahap ini melibatkan beberapa spesialis informasi tambahan yang mengubah desain dari bentuk kertas menjadi satu dalam hardware, software, dan data. Pelaksanaan adalah penambahan dan penggabungan antara sumber-sumber secara fisik dan konseptual yang menghasilkan pekerjaan sistem. Dalam tahap ini, desain yang sudah diterjemahkan ke dalam kode.Program komputer yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman konvensional atau aplikasi generator. Alat pemrograman seperti kompiler, Juru, Debuggers digunakan untuk menghasilkan kode. Berbagai bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti C, C ++, Pascal, Java digunakan untuk coding. Sehubungan dengan jenis aplikasi, hak bahasa pemrograman yang dipilih.

    5. Tahap Penggunaan
    Selama tahap penggunaan, audit memimpin pelaksanaannya untuk menjamin bahwa sistem benar-benar dikerjakan, dan pemeliharaannya pun dilakukan sehingga sistem dapat menyediakan kebutuhan yang diinginkan.
    Pada fase 1-3 adalah siklus hidup pengembangan system. Tahap 4 adalah tahap penggunaan (implementasi) yang berlangsung hingga tiba waktunya untuk merancang system itu kembali jika diperlukan. Proses merancang kembali akan mengakibatkan berulangnya siklus hidup sistem secara keseluruhan.
     
     

    sumber; http://danukusumapraja.wordpress.com/2011/10/30/siklus-hidup-sistem/

    Kamis, 15 November 2012

    Implikasi Etis dari Teknologi Informasi

    Moral, Etika, dan Hukum

    Moral adalah tradisi kepercayaan mengenai perilaku benar dan salah. Moral adalah institusi sosial dengan suatu sejarah dan daftar peraturan. Saat kita tumbuh dan matang secara fisik dan mental, kita mempelajari peraturan-peratuan yang masyarakat harapkan untuk kita ikuti. peraturan-peraturan tingkah laku ini adalah moral kita dan merupakan landasan perilaku sosial kita. 

    Dan tindakan kita juga diarahkan oleh etika (ethics). Kata ethics berasal dari bahasa Yunani ethos, yang berarti karakter. Jadi, Etika adalah satu set kepercyaan, standar, atau pemikiran yang mengisi suatu individu, kelompok atau masyarakat. Tidak seperti moral, etika dapat sangat berbeda dari satu masyarakat ke masyarakat lain. kita melihat perbedaan ini di bidang komputer dalam bentuk perangkat lunak bajakan, perangkat lunak yang digandakan secara ilegal lalu digunakan atau dijual. moral dan etika sudah ada dalam masyarakat maka harus adanya pula hukum sebagai suatu lembaga yang mengawasi moral dan etika yang berada dalam masyarakat. Hukum adalah peraturan perilaku formal yang dipaksakan oleh otoritas berdaulat, seperti pemerintah pada masyarakart atau warga negaranya. 

    Tindakan penggunaan teknologi informasi yang bertentangan dengan moral dan undang-undang yang berlaku dan banyak dibicarakan saat ini, antara lain:
    • Hacking/cracking
    Tindakan pembobolan data rahasia suatu institusi, membeli barang lewat internet dengan menggunakan nomor kartu kredit orang lain tanpa izin (carding) merupakan contoh-contoh dari tindakan hacking. Orang yang melakukan hacking disebut hacker. Begitu pula dengan membuka kode program tertentu atau membuat suatu proses agar beberapa tahap yang harus dilakukan menjadi terlewatkan (contoh: cracking serial number) apabila dilakukan tanpa izin juga merupakan tindakan yang menyalahi hukum.  
    •  Pembajakan
    Mengutip atau menduplikasi suatu produk, misalkan program komputer, kemudian menggunakan dan menyebarkan tanpa izin atau lisensi dari pemegang hak cipta merupakan pembajakan, dan masuk kategori kriminal. Contohnya, ketika seseorang menduplikasi program Microsoft Office, kemudian diinstalasi tanpa membeli lisensi yang sah. Walaupun memang harga lisensi program tersebut relatif mahal untuk ukuran rata-rata pendapatan per kapita di Indonesia, namun apabila tindakan tersebut dituntut oleh pemegang hak cipta, maka pelaku pembajakan yang dalam posisi lemah akan dikenai sanksi dan konsekuensi sesuai hukum yang berlaku.  
    • Browsing situs-situs yang tidak sesuai dengan moral dan etika kita
    Membuka situs dewasa bagi orang yang belum layak merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan norma dan etika. Teknologi internet yang dapat memberikan informasi tanpa batas akan mengakibatkan tindakan yang beragam, mulai dari tindakan-tindakan positif sampai negatif. Orang yang tahu akan manfaat internet dan memanfaatkan secara positif akan mendapatkan hasil yang positif pula, dan begitu juga sebaliknya.
    Untuk menanggulangi perilaku di atas, maka dikeluarkanlah undang-undang. Bagi yang melanggar akan mendapatkan konsekuensi sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya. dan tidak kalah pentingnya dukungan segenap masyarakat baik itu keluarga, teman, serta lingkungan masyarakat lainnya untuk mendukung dan menyadari akan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dengan benar.
    Pembajakan software yang sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia ini harus mulai disapu bersih karena akan menyebabkan hasil karya produk Teknologi Informasi Indonesia tidak diakui dunia internasional. Demikian salah satu kesimpulan National Open Source Workshop and Conference (Noswoc) di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta 25-26 September 2000 (www.detik.com, Kamis (28/9/2000).
    Untuk menghadapi masalah seperti ini, tergantung kita sebagai pengguna yang harus pintar-pintar mengatur pengeluaran disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak ada salahnya membeli software yang membutuhkan biaya lisensi tinggi apabila diperlukan. Namun dengan adanya kemajuan teknologi software yang tidak terbatas di seluruh penjuru dunia memicu kita untuk mencari dan terus mencari software dengan biaya murah tapi performance/kinerja yang tidak kalah dengan software mahal. Bahkan sekarang ini banyak software yang free atau bebas digunakan tanpa diharuskan membeli lisensi yang cukup mahal, mengingat keadaan perekonomian kita yang belum begitu membaik.
    Oleh karena itu, jalan keluarnya jika merasa berat untuk membeli lisensi program yang komersil, gunakanlah program yang open source atau free yang memiliki lisensi murah atau bahkan gratis. Banyak produsen atau komunitas pengembang software yang mengedarkan produknya secara gratis/free, tergantung kejelian kita dalam memilih barang. Misalnya, program yang setara dengan Microsoft Office yaitu Open Office.org. Open Office.org merupakan program yang dijalankan pada platform Linux, dan Linux pun merupakan Operating System yang open source juga.




    Sumber: http://10205186.siap-sekolah.com/2011/02/19/etika-dan-moral-dalam-menggunakan-teknologi-informasi-dan-komunikasi/